Lama Tergeletak Di atas Kasur, kini ia sudah pulih kembali

[Best_Wordpress_Gallery id=”1″ gal_title=”Select Gallery”]

kakek-300x150

Lama Tegeletak di Atas Kasur Sekarang Ia Bisa Bepergian tanpa Bantuan Tongkat

Beli Madu Bima 99 – Dilihat dari usianya, yang 45 tahun saat ditemui 11 September 2015, Nyonya Rusmawati sebenarnya belum tua. Namun, di tubuhnya sudah lama bersarang aneka penyakit. Ada tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, asam urat tinggi, dan sesak napas. Oleh sebab itu, sudah berkali-kali ibu empat anak ini masuk rumah sakit. Dan sekali masuk kadang-kadang lamanya berminggu-minggu. “Kadang-kadang, kalau penyakit saya kumat, badan saya tak bisa saya gerakkan sama sekali,” ujarnya. Bahkan, sekitar tiga bulan sebelum wawancara ini dilakukan, ia tidak bisa lagi berjalan dan hanya tergeketak di atas kasur selama dua bulan. Maka, sudah bertahun-tahun lamanya wanita yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga ini tak lepas dari obat. Padahal, ia tak punya penghasilan dan suaminya telah meninggal enam tahun yang lalu. Jadi, siapa yang membiayai pengobatannya? “Untung anak pertama saya sudah lulus kuliah dan bekerja dengan penghasilan yang cukup. Dia yang membantu saya berobat. Biaya hidup saya pun dari dia,” jawab penduduk Jalan Pisang, Kelurahan Geu Gajah, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, ini. “Lama Tegeletak di Atas Kasur Sekarang Ia Bisa Bepergian tanpa Bantuan Tongkat”

Atas saran seorang kenalannya, sejak dua bulan terakhir ia rutin minum Madu Bima 99. Awalnya ia minum 3 kali sehari, namun setelah itu 2 kali. Ternyata, madu hitam pahit itu memberi banyak manfaat baginya. “Banyak perubahan yang saya dapat. Tak sampai satu bulan setelah itu, saya sudah bisa berjalan kembali walau memakai tongkat. Tapi, sejak sebulan terakhir ini, saya tidak pakai tongkat lagi,” ungkapnya. Bahkan, sebagai bukti bahwa ia sudah bisa bepergian dengan lancar, wawancara ini berlangsung di sebuah tempat saudaranya di malam hari, yang berjarak sekitar 6 km dari rumahnya. “Lama Tegeletak di Atas Kasur Sekarang Ia Bisa Bepergian tanpa Bantuan Tongkat”

Madu pahit adalah madu yang diproduksi oleh lebah yang mengisap nektar bunga dari pohon-pohon yang pahit, seperti paitan, kaliandra, dan mahoni. Di beberapa negara, ekstrak tanaman paitan digunakan sebagai obat anti-inflamasi atau pengurang rasa sakit. Asam klorogenik dalam daunnya digunakan sebagai obat antimalaria dan diare. Karena ampuh untuk mengatasi diabetes, daun paitan dikenal dengan nama daun insulin. Di beberapa negara, tanaman ini lazim digunakan sebagai obat diabetes. Kandungan bunga kaliandra dapat meningkatkan daya tahan, menurunkan tekanan darah, meningkatkan kualitas hormon, memperbaiki sistem pencernaan, memperbaiki metabolisme, mengatasi susah tidur, dan mempercepat penyembuhan luka bakar. Pohon mahoni dikenal sebagai pelancar peredaran darah, penurun kolesterol, pengurang lemak, dan antioksidan sehingga dapat menyingkirkan radikal bebas. Sedangkan saponin-nya berguna untuk meningkatkan kekebalan, mencegah pembekuan darah, menguatkan fungsi hati, dan memperlambat pembekuan darah. “Lama Tegeletak di Atas Kasur Sekarang Ia Bisa Bepergian tanpa Bantuan Tongkat”

Saat ini beberapa merek madu pahit telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya.

1 reply

Trackbacks & Pingbacks

  1. […] – Madu Pahit dan Madu Hitam berkhasiat mengatasi diabetes,stroke,vitalitas seksual,kolesterol,asam urat,darah tinggi,darah rendah,gagal ginjal,sakit jantung,dan lain-lain.  Madu Bima 99 adalah Madu […]

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *